7 Kesalahan Fatal Dalam Berdiet

Anda sedang berdiet?Namun Anda harus memperhatikan baik buruknya, apa yang sebaiknya dilakukan dan apa yg sebaiknya tidak. Dibawah ini ada beberapa hal yang mengakibatkan Anda gagal dalam berdiet.

Tips Rahasia Langsing dan Sehat GRATIS klik disini

1. Berlapar-lapar. Ya Anda mungkin sedang mengurangi asupan makanan…sedikit makan atau asupan kalori yang masuk sedikit otomatis berat badan Anda akan turun. Faktanya adalah berlapar-lapar berakibat kurang baik, yaitu menyebabkan metabolisme kita menurun yang menyebabkan melambatnya pembakaran lemak. Yang benar adalah makan lebih banyak dalam porsi(dibawah cakupan kalori) cukup sehingga memacu metabolisme tubuh tetap tinggi.

2. Melewatkan sarapan. Sengaja tidak sarapan atau ada juga yang tidak terbiasa dengan tidak sarapan. Setelah beristirahat 8 jam tanpa nutrisi sama sekali, padahal tubuh sangat membutuhkan nutrisi pada waktu sarapan dan juga untuk menghadapi aktivitas harian hingga siang (waktu makan). Pada saat Anda melewatkan sarapan maka tubuh Anda mengambil energi dari massa otot. Jika Anda berdiet maka Anda harus sarapan, anda seharusnya mengurangi lemak, bukannya massa otot, hal ini juga agar tidak terjadi apa yang namanya diet yo-yo.

Tips Rahasia Langsing dan Sehat GRATIS klik disini

3. Tidak makan malam. Tubuh tetep mebutuhkan protein sewaktu beristirahat, karena protein sebagai bahan baku penting dalam memperbaiki sel-sel yang telah rusak, dan perbaikan sel ini terjadi pada waktu kita beristirahat dimalam hari. Saran: konsumsi protein 2-3 jam sebelum tidur.

4. Tidak Makan setelah berolahraga. Prinsipnya adalah sewaktu kita berolahraga, tubuh membutuhkan makanan untuk membenahi tubuh yang sudah “dihancurkan” pada waktu berolah raga. Saran: minum protein dan karbohidrate maksimal 15 menit setelah latihan, dan  makan real food 1 jam sesudahnya.

5. Kurang minum air putih. Kurang minum air berefek tubuh menahan lebih banyak air dan menyebabkan berat tambahan. Hal ini juga berefek kurang berjalan lancarnya metabolisme tubuh.

Tips Rahasia Langsing dan Sehat GRATIS klik disini

6. Crash diet. No Fat Diet, No Carbs Diet, No high protein Diet. Ini berbahaya bagi fungsi tubuh, dikarenakan diet-diet ini tidak seimbang. Fat(lemak) membantu penyerapan vitamin A, D, E, K, karbohidrat adalah sumber energi bahkan untuk otak kita. Diet yang disarankan adalah diet (seimbang) tanpa mengurangi nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

7. Menetapkan Cheat Day. Mungkin banyak dari orang-orang yang sedang berdiet menetapkan satu hari makan bebas. Prinsip utama diet adalah pembentukan pola makan sehat, apabila seseorang menetapkan 6 hari diet (sengsara) dan satu hari bebas, hal ini dapat mengakibatkan orang tersebut kembali ke pola makannya yang buruk, efeknya tentu saja gagal berdiet.

Semoga artikel ini bisa membantu kita untuk hidup lebih sehat, hidup sehat diawali dengan berat badan ideal.

Tips Rahasia Langsing dan Sehat GRATIS klik disini

Tahukah Anda hubungan berat badan dengan jantung?

Apakah perut Anda membuncit? lengan membesar karena lemak? bahkan di paha dan pipi Anda? Maka Anda mesti lebih waspada dan berhati-hati,karena tanpa Anda dan kita sadari penumpukan lemak juga terjadi secara signifikan di dalam dan sekitar jaringan organ yang tidak semestinya, seperti jantung dan pembuluh darah.

Kegemukan/obesitas di Indonesia sekarang ini semakin mengalami peningkatan, obesitas yang mengakibatkan peningkatan penumpukan lemak dan penimbunan lemak di daerah jantung dan pembuluh darah inilah yang memnyebabkan meningkatnya resiko pada gangguan jantung, baik penyakit jantung koroner atau gagal jantung.

OBESITAS DAN PENINGKATAN RISIKO GANGGUAN FUNGSI JANTUNG

Obesitas dapat meningkatkan gangguan fungsi jantung melalui beberapa mekanisme: Obesitas dan Peningkatan Beban Kerja Jantung: Obesitas dikaitkan dengan peningkatan beban kerja jantung yang diakibatkan oleh peningkatan volume darah yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen dalam tubuh.

Obesitas dan Penimbunan Lemak di Jantung: Obesitas dapat mengakibatkan akumulasi lemak seperti trigliserida dalam sel-sel jantung. Diduga penumpukan trigliserida dalam jumlah besar dapat memicu kerusakan sel-sel jantung serta mengganggu fungsi pemompaan darah oleh jantung

Obesitas dan Penimbunan Lemak di Sekitar Pembuluh Darah: Penimbunan lemak di sekitar pembuluh darah jantung mengakibatkan kekakuan pembuluh darah dan memicu terbentuknya protein-protein yang bersifat ‘jahat’ sehingga menimbulkan peradangan pembuluh darah jantung, dan pada akhirnya akan mengakibatkan atesoklerosis serta Penyakit Jantung Koroner.

Obesitas dan Faktor Risiko Gagal Jantung: Obesitas dapat memicu tekanan darah tinggi, gangguan lemak dan kencing manis, peningkatan radikal bebas dan peradagangan pembuluh darah jantung, di mana semua faktor ini meningkatkan risiko gagal jantung.

Obesitas dan Gangguan Metabolisme Lemak: Obesitas pada umumnya mengakibatkan gangguan metabolisme lemak atau dislipidemia, ditandai dengan meningkatnya trigliserida, LDL Kolesterol, small dense LDL (partikel LDL yang lebih kecil dan padat) serta menurunnya HDL Kolesterol. Kondisi dislipidemia ini menjadi faktor risiko terjadinya Penyakit Jantung Koroner.

Oleh karena itu, obesitas dengan berbagai konsekuensi dan akibatnya patut diwaspadai dan diatasi. Upaya penurunan berat badan hingga mencapai berat badan optimal merupakan salah satu langkah penting untuk mengatasi obesitas.

(Sumber:Prodia.Co.Id)

So, sayangi jantung Anda dengan mencegah obesitas. Perbaiki sarapan Anda sekarang! Klik DI SINI

Bagaimana Cara Meningkatkan Gairah?

Apakah hubungan Anda dengan pasangan kurang harmonis? dan terkadang seks bukan jawabannya. Kebiasaan apa saja yang bisa membantu suasana hangat dan gairah dalam keluarga? Coba Anda ikuti beberapa tips-tips dibawah

-Mari Berolahraga Bersama –

Tidak semua wanita percaya diri tampil (berpakaian dalam) dihadapan pasangannya> terlebih lagi apabila tubuhnya kurang proporsional, ada selulit dan lemak di sana sini. Padahal banyak pria terpancing hasrat seksualnya apabila pasangannya tampil seksi dengan lingerie.

Maka dari itu, membiasakan diri dengan berolahraga bersama pasangan adalah salah satu jalan keluarnya selain itu juga menyehatkan. Akan lebih menyenangkan apabila berburu sneaker bersama pasangan dan mengajak pasangan ketempat fitness, atau Anda bisa mengajakkan bermain olahraga yang sifatnya games seperti badminton atau tennis.

Penelitian menunjukkan, wanita yang berhasil menurunkan berat badannya hingga 10 persen, lebih menikmati hubungan seks dengan pasangan.

Tips Rahasia Langsing dan Sehat GRATIS klik disini

-Kurangi Nonton TV nya-

Sangat disarankan kepada pasangan yang memiliki masalah yang ingin didiskusikan, atau membicarakan masalah yang serius berada dalam situasi yang tenang. Karena hal ini tentu saja berpengaruh pada hasil keputusan yang mereka sedang bahas.

Orang yang sedang mengobrol sambil menonton acara telivisi ternyata kehilangan konsentrasi hingga 36% dibandingkan saat mereka mematikan televisi, hal ini dinyatakan penel;itian terbaru dari Purdue Universitity.

-Tertawalah-

Jangan menganggap remeh hal ini, tertawa bersama  pasangan ternyata dapat menurunkan tekanan darah dan membakar kalori. Selain menyehatkan, hubungan antar pasanganpun menjadi lebih harmonis.

Berdasarkan studi terbaru, pasangan yang berbagi kenangan dan tertawa bersama lebih puas dengan hubungan mereka dibandingkan dengan pasangan yang tidak melakukannya. Tertawa bisa membangkitkan kenangan indah berdua.

“Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang ^_^”